Mereguk Kopi Bersamamu

Diposting oleh Magiztra pada 00:25, 21-Okt-14

ThumbnailSesaat setelah kaureguk kopi pertama, kau menasehatiku; ''Kopi yang baik adalah kopi yang dengannya sanggup membangkitkan penyeduhnya untuk bisa mengingat Kekasihnya.'' dua cangkir kita terbaring di meja yang sama kau atau aku, siapapun yang lebih dulu rindu akan selalu menemukan sejarah jika suatu ketika, dengan cangkir yang sama kausesap kopi itu kuharap kau tak lupa bahwa ampasnya telah menyimpan kenangan kita aku ingat, gema cecap... [Baca selengkapnya]

Masih, tak ada hujan di sini

Diposting oleh Magiztra pada 21:28, 19-Okt-14

Thumbnailwww.devianart.net tiada hujan di sini rahasia rahasia mampat di udara yang kian sekarat rindu tak juga menemu rintik : rinai hujan yang kaubilang setabah tanah tiada hujan di sini jejak jejak kaki hanya tersisa di bilik ragu dan waktu buntu di jalan itu, di situ : ketika hujan tak mau jadi sebijak batubatu tiada hujan di sini ucap kata kita diserap debu debu yang lekat merakus bersama angin yang nyengat : hujan hangus,... [Baca selengkapnya]

Berdiri di antaranya, aku meraba diri; "Masihkah aku ada?"

Diposting oleh Magiztra pada 09:43, 19-Okt-14

Thumbnail/1/ adakah aku ada dalam adamu adakah aku tiada dalam tiadamu adakah aku ada dalam tiadamu adakah aku tiada dalam adamu /2/ tiadakah tiadaku dalam tiadamu tiadakah adaku dalam adamu tiadakah tiadaku dalam adamu tiadakah adaku dalam tiadamu aku tiada dalam adamu aku ada dalam tiadamu : adakah aku ada dalam ada dan tiadamu? "Kita bukan saja dipisahkan jarak, tetapi dibentangkan ruang-ruang yang tak lebih dari sederetan catatan kehilangan demi kehilangan. Kehilangan-kehilangan yang... [Baca selengkapnya]

Meniada Dalam Sunyi

Diposting oleh Magiztra pada 03:18, 22-Jul-14



lewat tengah malam
aku mendekap sunyi, sendiri
angin masih saja tersisa, seperti kembara membaca luka luka

lalu, aku pun meniada











merindumu, July' 14